Tinggalkan pesan
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Pesan Anda harus antara 20-3.000 karakter!
Silakan periksa email Anda!
Lebih banyak informasi memfasilitasi komunikasi yang lebih baik.
Berhasil dikirim!
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Tinggalkan pesan
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Pesan Anda harus antara 20-3.000 karakter!
Silakan periksa email Anda!
—— PHARMA SIMPOR
—— Nasir
—— IATEC, Argentina
—— Mohammed Saad
Sirkulasi ulang udara yang disaring merupakan tulang punggung ventilasi ruang bersih modular, yang menyumbang 70–90% dari total pasokan udara di sebagian besar fasilitas.
Filter udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA) atau udara penetrasi ultra rendah (ULPA) dalam sistem resirkulasi menangkap 99,97% atau lebih partikel sekecil 0,3 mikron, sehingga mempertahankan klasifikasi ruang bersih (misalnya, ISO Kelas 5 hingga ISO Kelas 8). Resirkulasi mengurangi ketergantungan pada udara segar, mengurangi biaya energi dengan meminimalkan kebutuhan pengkondisian udara eksternal.
Hal ini juga memastikan distribusi udara yang konsisten, mencegah zona stagnan dimana kontaminan dapat terakumulasi. Namun, ketergantungan yang berlebihan pada resirkulasi berisiko menyebabkan kualitas udara menjadi stagnan, karena kontaminan yang dihasilkan di dalam ruang bersih (misalnya, emisi proses, limbah hayati manusia) mungkin tidak dapat diencerkan secara memadai tanpa adanya udara segar yang memadai.

